BUPATI BUNGO MENGHADIRI ACARA PELEPASAN BENIH IKAN DI LUBUK LARANGAN DUSUN EMPELU KEC.TANAH SEPENGGAL

 


GEMABUNGOFM,BUNGO-Setelah Wakil Bupati Bungo meresmikan lubuk larangan dusun tanjung,Bupati Bungo H.Mashuri SP.ME bersama Wabup melanjutkan acara selanjutnya di dusun empelu yaitu penebaran benih ikan sekaligus peresmian lubuk larangan dusun empelu pada rabu 23 september 2020.


Dalam acara peresmian tersebut juga hadir unsur forkopimda,asisten,kepala opd,para kabag,camat tanah sepenggal ,rio dusun empelu dan juga masyarakat dusun empelu yang ikut menyaksikan acara tersebut.



Bupati dalam kesempatannya mengatakan di kabupaten bungo berdasarkan catatan yang ada terdapat kurang lebih 179 lubuk larangan sehingga menjadi kabupaten yang memilik lubuk larangan terbanyak di indonesia.


“patutlah kita berbangga semuanya, dikabupaten bungo sendiri menurut catatan kami sudah hampir 179 lubuk larangan dan mungkin di bungo ini terbanyak lubuk larangannya di indonesia dan itu patut kita syukuri bersama”Ujar wabup.



Lanjutnya bupati menjelaskan dengan adanya lubuk larangan ini maka sungai-sungai di kabupaten bungo terjaga, sehingga nantinya ikan yang ada di lubuk larangan ini bisa menghasilkan pendapatan bagi masyarakat dusun empelu.dan melalui penerapan lubuk larangan,maka perairan umum di kabupaten bungo bisa dilestarikan.dan juga untuk bibit ikan masyarakt dusun empelu tidak perlu khawatir karena pemerintah kab.bungo yang akan memberikan bibit ikan tersebut.


Dalam wawancaranya bupati berharap masyarakat dapat menjaga lubuk larangan ini dan untuk beberapa tahun kedepan  bisa memberikan manfaat baik untuk desa maupun masyarakt dusun empelu.


“Alhamdulillah sore hari ini kita dapat hadir di dusun empelu ,di aliran sungai batang tebo dan ini pencanangan pembuatan lubuk larangan yang baru pertama kali di buat di dusun empelu,dan kami dari pemerintah kabupaten bungo mengapresiasi pemerintah dusun empelu bersama masyarakatnya, yang telah bersepakat membuat aliran sungai ini menjadi lubuk larangan”Jelas bupati.

Lebih baru Lebih lama