Notification

×

Indeks Berita

puluhan tanaman bonsai dipamerkan di Bungo

Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:10 WIB Last Updated 2022-05-14T04:15:37Z


                                    


Bungo-Ratusan tanaman pohon bonsai berjejer di sekretariat Perhimpunan penggemar bonsai Indonesia (PPBI) cabang bungo,yang beralamat di kelurahan Cadika, kecamatan Rimbo tengah, Bungo-jambi,bonsai ini dipamerkan dalam rangka halal bihalal dan silahturahmi sesama anggota PPBI, Sabtu (14/05/2022)


Indra ketua PPBI Bungo menuturkan bahwa komunitas nya akan mengadakan kegiatan halal bihalal dan nantinya kita juga akan memberikan pelatihan terkait pengembangan tanaman bonsai

"Sebenarnya kegiatan ini diadakan bukan hanya untuk memamerkan keindahan tanaman bonsai hasil dari karya kawan-kawan PPBI, tapi intinya hanya silahturahmi sesama anggota,dan nantinya kita juga akan memberikan pelatihan kepada anggota ataupun untuk masyarakat umum yang ingin belajar tentang seni hias tanaman bonsai"tuturnya


"Kegiatan ini juga diadakan sebagai persiapan kami dalam menyiapkan pameran nasional tanaman bonsai pada bulan Oktober mendatang,dan kita kota Bungo akan menjadi tuan rumah,Pameran ini dilaksanakan selama 3 hari kedepan,kita berharap dengan diadakannya kegiatan seperti ini dapat mensolidkan sesama anggota PPBI dan masyarakat umum juga lebih tau tanaman bonsai itu sendiri,karna selama ini orang hanya tau kalau tanaman bonsai hanya sekedar hobi atau seni,padahal di tanaman bonsai ini banyak sekali ilmu dan filosofi nya" ujarnya


Seftia,Salah satu pengunjung pameran bonsai, dirinya Mengukapkan" saya kesini hanya melihat-lihat pameran bonsai,karna memang  dari dulu suka melihat tanaman bonsai, untuk mengisi hari libur ya mending kesini melihat keindahan tanaman bonsai,mensejukan mata"tutup nya.


tanaman bonsai pada saat ini makin makin banyak peminat dan penggemar nya di Indonesia tak terkecuali di kabupaten Bungo sendiri, tanaman bonsai salah satu tanaman karya seni yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah


Menilik sejarah, tanaman bonsai pertama kali dikembangkan di negeri tirai bambu (Tiongkok) kemudian dikembangkan oleh bangsa Jepang sekitar pada tahun 1192-1333 Masehi.


(Ary)



×
Berita Terbaru Update
close
Streaming Persada