Notification

×

Indeks Berita

Dihadiri Bupati,pengurus IDI kabupaten Bungo Resmi dilantik

Sabtu, 19 November 2022 | 16:21 WIB Last Updated 2022-11-19T09:22:52Z

Gbnews,Bungo-Bertempat di ballroom hotel Amaris,Bupati Bungo H.Mashuri hadiri pelantikan pengurus Ikatan dokter Indonesia (IDI) kabupaten Bungo periode 2022-2025,Sabtu(19/11/2022)

dihadapan Bupati,dr.Mardiah,Sp.p,MARS Secara resmi dilantik sebagai ketua untuk dipercayai menahkodai Pengurus cabang IDI kabupaten Bungo periode 2022-2025,Pelantikan tersebut dilantik langsung oleh Ketua IDI Provinsi Jambi.


ketua IDI Kabupaten Bungo Periode 2022-2025 dr.Mardiah mengatakan bahwa pergantian kepengurusan IDI cabang Bungo periode lalu sudah habis dan sudah sempat diperpanjang setahun dikarenakan tahun lalu masih berjibaku melawan Covid-19


“Alhamdulillah,kepengurusan IDI yang baru telah resmi dilantik,Kedepannya kami akan membentuk struktur kepengurusan IDI Kabupaten Bungo Periode 2022-2025 agar terarah sesuai dengan tufoksi di bidangnya masing-masing,
Selanjutnya kami juga akan membuat program kerja jangka pendek,menengah dan jangka panjang demi mewujudkan IDI yang berkualitas dan akuntabel."Ujarnya


dr.Mardiah juga mengatakan bahwa kali ini Jumlah anggota IDI sampai mencapai 50 orang, dimana 50 orang ini akan di minta untuk membuat program kerja masing-masing dan bisa bekerja Secara optimal dalam mengabdi dan membantu masyarakat ataupun pemerintah.


Sementara itu Bupati Bungo H.Mashuri mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan IDI yang baru periode 2022-2025


“Saya ucapkan selamat kepada Ketua dan kepengurusan IDI yang baru,mudah-mudahan penggantian pengurus ini tentu dapat menjalankan amanah terutama sesuai dengan AD/ART,agar organisasi IDI ini bisa menjalankan atau bekerja dengan baik dan di tingkatkan lagi kualitasnya,”Ucap Bupati.


H.Mashuri mengatakan bahwa kehadiran IDI di Kabupaten Bungo cukup dirasakan di tengah-tengah masyarakat,baik secara organisasi maupun secara personal sebagai seorang dokter.


“Ke depan tantangan kita juga cukup besar,kalau kita lihat data di Kabupaten Bungo terutama data kematian ibu melahirkan di Kabupaten Bungo masih cukup tinggi,padahal kalau kita lihat data tenaga kesehatan kita itu cukup baik bidangnya, perawatnya dan dokternya,akan tetapi kehadiran stunting tidak  berbanding lurus dengan angka kematian ibu melahirkan.”Kata Mashuri


Bupati berharap kepada para dokter atau tenaga kesehatan untuk bisa bekerja sama dalam menuntaskan angka Stunting yang ada di kabupaten Bungo.(Ary)

×
Berita Terbaru Update
close
Streaming Persada